RESENSI
1.Identitas
Novel
Judul Novel : Dilan 1990
Penulis :
Pidi
Baiq
Tahun Terbit : 2014
Jumlah halaman : 332 halaman
Penerbit :
Pastel
Books
Cetakan :
Cetakan
1
2.Sinopsis
“Milea,kamu cantik
tapi aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau sore, tunggu aja”. Itulah cara
perkenalan Dilan cowo yang mempunyai wajah manis dengan gayanya yang menarik
untuk mencari perhatian pada Milea gadis cantik yang baru saja pindah kesekolah
barunya di Bandung. Perkenalan unik yang dibuat Dilan pada Milea membuat gadis
cantik ini tertarik untuk mengenal sosok Dilan lebih dalam lagi. Perjalanan
hubungan yang dilakukan Dilan dan Milea tidak mulus tentu saja banyak masalah
yang dilaluinya seperti Beni pacar Milea yang berasal dari Jakarta, Nandan
teman sekelas Milea yang juga suka pada Milea, tawuran, dan masih banyak lagi
kesulitan yang harus dihadapi Dilan dan Milea. Tapi apakah pasangan ini akan
berhenti pada titik jenuhnya atau mungkinkah mereka akan terus melanjutkan
hubungannya hingga menjadi pasangan kekasih
3.
Unsur Intrinsik
Penokohan: Protagonis: Dilan
Milea
Ibu
Milea
Bunda
Dilan
Antagonis: Anhar(teman Dilan)
Beni(mantan
pacar Milea)
Susi(teman
sekolah)
Tritagonis: Wati(teman sekelas
Milea,sepupu Dilan)
Rani(teman
sekelas Milea)
Lusy(teman
sekelas Milea)
Akew(teman
Dilan)
Bik
Eem(penjaga kantin)
Pak
Suripto(guru bk)
Kepala
Sekolah
Tokoh Badut: Nandan (teman sekelas Milea)
Kang
Adi(guru les Milea)
Tema :Percintaan
Latar: Latar
Tempat :Jalan
sekolah Rumah Milea
Rumah
Dilan Kamar Milea
Sekolah Ruang Tamu
Kantin Tempat Jualan
Stasiun
TVRI Pasar
Ruang
makan Kelas
Latar Waktu :Pagi,siang,sore,malam
Latar Suasana :Bahagia, sedih, tegang,
humoris
Alur :Mundur
Sudut
Pandang :Orang
pertama dan ketiga
Gaya
Bahasa :Bahasa
sehari hari tetapi sebagian masih memakai
bahasa budaya
Amanat :-Mengajar
bahwa kesederhanaan itu adalah dasar
kebahagiaan
-Apa yang udah kita niatkan jika kita berusaha
pasti kita bisa menggapainya
4.Unsur
Ekstrinsik
Nilai
Agama :
Mengucapkan
kata “assalamwalaikum”
saat mau bertamu kerumah orang lain
Nilai
Budaya :
Didalam
percakapan antar tokoh masih
digunakan bahasa Sunda
Nilai
Sosial :
Memiliki
rasa kesetiakawanaan yang tinggi
Nilai
Moral :
Menghormati
yang lebih tua dan sopan berbahasa
5.Kekurangan :
-Akhir dari novel menggantung
-Beberapa rumor seperti garing kesannya
dipaksa
6.Kelebihan
:-Kalimatnya
mudah dipahami
-Membuat kita berkhayal betapa indahnya masa
SMA
7.Kesimpulan Untuk pecinta novel yang bergenre romance bisa membaca novel ini karena kisah cinta yang dialami para pemain membuat para pembaca menjadi mudah mengerti apalagi dengan kata katanya yang mudah dipahami. Kisah cintanya juga tidak terlalu monoton. Jdi novel ini sangat bagus dibaca disaat waktu senggang. Novel ini juga memberikan sedikit ilmu mengenai Bandung pada tahun 1990. Novel ini tidak disarankan untuk anak dibawah umur 13 tahun(usia anak SMP) karena sebagian novel ini menceritakan mengenai tawuran anak SMA